Monday, 15 September 2014

re-visit bali


minggu lalu saya pergi kebali untuk survey site project yang baru. kantor saya memang sedang giat mengembangkan properti khususnya hotel di bali. harus diakui bali dengan kekayaan alam dan budayanya membuat orang tidak pernah bosan liburan disana. selalu saja ada tempat baru yang menarik untuk dikunjungi. dengan aroma turistik yang kental setiap sudut di pulau bali rasanya bisa menjadi magnet bagi para pecinta hiburan.

kali ini saya beruntung bisa mengunjungi dua daerah yang sama sekali berbeda, yaitu pantai gangga di tabanan dan desa puhu di payangan ubud yang masing2 memiliki keindahan dan daya tarik tersendiri. meskipun cantik area ini belum semuanya tergarap dengan maksimal seperti halnya nusa dua, benoa, seminyak atau kuta. imho sebaiknya memang diarea sana jangan ditambah lagi hotel atau resort apalagi pake segala mereklamasi tanjung benoa. selain menjaga keseimbangan alam, membangun didaerah2 yang belum terjamah akan membawa pemerataan ekonomi kepada peduduk sekitarnya. 


setelah cek ricek patok batas lahan dan level, kamipun mengarah ke site yang satunya lagi di daerah payangan ubud. sebenarnya surat tugas saya awalnya adalah menjadi or/site engineer di project ubud ini namun sepertinya project ini akan dipending sampai kami mendapatkan operator hotel yang cocok. sitenya sendiri berdiri diatas lahan bekas reruntuhan villa yang hampir ambruk. villa ini salah satu korban imbas menurunnya sektor pariwisata bali ketika bom bali terjadi.

saya suka sekali tamannya yang liar dan lebat. emang sih agak spooky apalagi kalo liat beberapa patung dan bangunanya yang luar biasa berlumut. tapi diatas itu sitenya yang menghadap lembah mengingatkan saya kepada salah satu resort terkenal di ubud yaitu hanging garden. yang jelas suatu saat nanti project ini kalo dah jadi harus lebih keren dari HG.

 
 
 

pulangnya kami mampir ke hanging garden. secara lokasi memang dekat dan secara konsep hampir mirip makanya saya dan tim tidak boleh melewatkan suasana disana. menikmati segelas kopi dan angin basah yang sejuk kami tutup sore itu sambil santai berdiskusi. besoknya kami mampir juga ke komune beach club di pantai lebih untuk merasakan suasana beach club yang akan kami bangun di pantai gangga. work for work.


5 comments:

hidung-bertahi-lalat said...

biruuu biruuuuuuu
suka bgt deh bali, ga ada bosennyaaa yahhh ke sanaa

aaak dan hanging garden...infinity poolnya cantikkkk

Miranti said...

Keren..tepi spooky..tapi keren...tapi spooky..tapi..

Kayanya ini dulunya tipe villa yang lumayan gede ya kompleknya? Sayang banget ya jadi ancur gitu.

yudhi puspa tia said...

egah, dirimu bukannya punya jatah kebali setaun sekali dari mister suami? dan jatahnya liburan loh bukan kerja, asik bangeeettt hihi


iya mamir, ini agak serem villanya tapi keren (dulunya) semoga bangunan yg baru nanti jadinya lebih keren lagi :D

titiw said...

Aku pernahnya ke Nandini resort, pas di depannya hanging garden. anyway si villa yang abandoned itu akan direnov aja atau diratain sama tanah kak? karena kayaknya auranya masih oke. Tseeerrr auraaa..

yudhi puspa tia said...

aku tau nandini yang spa2 gitu kan neng? ah kemarin aku kesini bareng cowo2 jd pada gak nglirik tempat spa padahal keren juga yah

nanti hotel lamanya bakal diratain lagi padahal sayang sih tamannya udah jadi bangett